Prinsip dan Syarat untuk Mempunyai Asuransi Jiwa Syariah

Asuransi Jiwa Syariah

Caustical – Apa itu asuransi jiwa syariah? Produk asuransi dengan periode panjang ini berlandaskan syariah dan melakukan perlindungan terhadap risiko kematian. Pertanggungan risiko ini bersifat finansial akibat adanya risiko kematian. Dengan adanya asuransi jiwa berbasis syariah ini, ahli waris akan terlindungi kondisi finansialnya jika nantinya kematian terjadi.

Asuransi Jiwa Syariah

Prinsip Asuransi Jiwa Syariah

Dari segi namanya saja, tambahan nama syariah ini, tentu mempunyai makna penting yang harus dipahami. Asuransi jiwa sebagai salah satu bentuk perlindungan aset ini dijalankan berdasarkan prinsip syariah. Prinsip yang digunakan dalam asuransi jiwa berbasis syariah ini adalah tolong menolong antar nasabah.

Jadi, terdapat dana tabarru atau dana kebajikan yang sengaja diniatkan untuk digunakan sebagai dana untuk tolong menolong kepada nasabah yang sedang mengalami risiko. Dalam kasus ini, apabila seorang nasabah meninggal dunia, maka dana yang digunakan untuk membayar klaim adalah dana pertanggungan dari seluruh nasabah.

Hal ini membuktikan bahwa terdapat upaya saling tolong menolong yang sudah diniatkan sejak awal. Tidak hanya prinsip tersebut saja,. asuransi jiwa syariah ini juga mempunyai tata kelola menggunakan prinsip risk sharing. Jadi, semua dana premi yang dibayarkan nasabah tetap milik nasabah dengan peran perusahaan asuransi sebagai pengelola saja.

Dengan demikian, tidak ada pemindahan kepemilikan dana. Kerja sama yang terjadi antara pemilik dana (nasabah) dan pengelola (perusahaan asuransi) akan membagi risiko kerugian dana premi yang diinvestasikan serta pembagian keuntungan yang diperoleh. Prinsip ini menggambarkan suatu keadilan yang berlaku antara kedua belah pihak.

Lebih dari itu, prinsip transparansi juga berlaku. Anda akan mendapatkan keadilan dengan upaya pengelolaan yang transparan. Dalam kegiatan operasionalnya, perusahaan asuransi jiwa syariah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bersifat netral. Pengawasan ini dilakukan agar kegiatan operasional benar-benar sesuai dengan prinsip syariah.

Syarat Mengikuti Program Asuransi Jiwa Syariah

Prinsip dalam asuransi syariah sangatlah penting untuk dipahami, termasuk dalam produk asuransi jiwa. Dengan memahami prinsip tersebut, Anda mampu mengikuti program asuransi jiwa syariah ketika memenuhi seluruh syarat yang ditetapkan. Anda harus memilih jenis asuransi jiwa yang sesuai, kemudian melengkapi seluruh persyaratan dokumennya.

Setelah memenuhi semua persyaratan tersebut, Anda akan melakukan perjanjian atau akad dengan perusahaan penyedia produk asuransi jiwa syariah. Setelah ditetapkan poin penting dalam surat perjanjian, Anda harus menandatangani surat perjanjian yang disebut polis. Dalam polis, juga tertera akad tabarru’ yaitu akad untuk tolong menolong.

Setelah penandatanganan tersebut, Anda dapat mulai melakukan pembayaran premi di setiap periodenya. Pembayaran premi ini harus dilakukan sesuai dengan nominal yang sudah disepakati dan harus tepat waktu.

Sebagai nasabah asuransi jiwa syariah, Anda akan membayar premi setiap periode sebagai bentuk perlindungan aset selama periode asuransi. Pengelolaan dilakukan berdasarkan prinsip syariah, sehingga Anda dapat mengumpulkan premi yang dikelola dengan prinsip risk sharing. Sebagian dana memang diniatkan untuk menanggung risiko kematian.